
25 Juni 2026
Tips Mengatur Arus Kas UMKM Agar Tetap Sehat
Arus kas atau cash flow adalah denyut nadi bisnis. Banyak UMKM gagal bukan karena produk tidak laku, melainkan karena masalah arus kas. Memahami dan mengelola arus kas dengan baik adalah keterampilan yang wajib dimiliki setiap pemilik bisnis.
Pahami siklus arus kas. Setiap bisnis memiliki siklus: membeli bahan baku, memproduksi, menjual, dan menerima pembayaran. Semakin pendek siklus ini, semakin sehat arus kas Anda. Usahakan untuk memperpendek siklus dengan meminta uang muka atau pembayaran lebih cepat dari pelanggan.
Buat proyeksi arus kas mingguan. Catat kapan Anda harus membayar pemasok, kapan diperkirakan ada pemasukan, dan pastikan selalu ada cukup kas untuk kebutuhan operasional. Proyeksi ini membantu Anda mengantisipasi defisit kas sebelum terjadi.
Pisahkan uang pribadi dan bisnis. Ini adalah kesalahan paling fatal yang sering dilakukan UMKM. Mencampur uang pribadi dengan uang bisnis membuat Anda tidak pernah tahu apakah bisnis benar-benar untung. Bukalah rekening khusus bisnis dan ambil gaji secara teratur.
Siapkan dana darurat. Sisihkan 10-20% dari keuntungan setiap bulan sebagai dana darurat bisnis. Dana ini berguna saat menghadapi situasi tak terduga seperti musim sepi atau kebutuhan renovasi toko.
Sumber:
Pantau Arus Kas Real-Time
Dapatkan dashboard arus kas yang menunjukkan pemasukan dan pengeluaran secara real-time. Tatta Business membantu Anda mengantisipasi defisit kas sebelum terjadi. Coba gratis →