Tren Belanja Online vs Offline 2026 di Indonesia

25 Juni 2026

Tren Belanja Online vs Offline 2026 di Indonesia: Siapa Pemenangnya?

Dipublikasikan: 25 Juni 2026

Pertarungan antara belanja online dan offline terus berlanjut. E-commerce masih mencatat pertumbuhan positif, namun toko fisik mengalami kebangkitan setelah masa pandemi. Kedua kanal memiliki keunggulan masing-masing dan saling melengkapi.

E-commerce terus bertumbuh dengan nilai transaksi mencapai ratusan triliun rupiah. Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop menjadi pemain utama. Platform social commerce mencatat pertumbuhan tercepat, didorong oleh fitur live shopping yang semakin digemari. Kemudahan berbelanja dari rumah dan pilihan produk yang hampir tidak terbatas menjadi daya tarik utamanya.

Toko fisik tidak mati, melainkan bertransformasi. Konsumen tetap ingin melihat dan meraba produk sebelum membeli, terutama untuk kategori fashion dan elektronik. Toko fisik kini berfungsi sebagai showroom dan pusat pengalaman merek.

Perilaku konsumen hybrid menjadi tren dominan. Konsumen melakukan riset secara online, datang ke toko untuk mencoba produk, lalu membeli di kanal yang paling nyaman. Peritel yang sukses adalah yang mampu mengintegrasikan kedua kanal secara mulus.

  • CNBC Indonesia - Tren Belanja Online vs Offline 2026
  • Liputan6 - Perilaku Konsumen Indonesia 2026
  • Katadata - Laporan E-commerce Indonesia 2026
  • Detik.com - Belanja Online vs Offline Data Terbaru
  • Kelola Online & Offline Terintegrasi

    Tatta Business membantu Anda mengelola penjualan online dan offline secara terpadu. Stok sinkron otomatis, laporan keuangan tergabung, dan data pelanggan terkelola rapi. Coba gratis →